SEORANG BOCAH
Oleh Imam Suyitno
Seorang bocah duduk simpuh di teras rumah/membolak-balik kertas untuk mencari selembar ijazah/dia lupa menaruhnya sehabis diterimanya dari sekolah/karena bergegas segera pergi membantu bapaknya di sawah
Seorang bocah melihat kembali angka-angka nilai/satu per satu diperhatikan untuk menemukan arti/semua membisu tak ada yang mampu mencitra diri/setamat SMA belum menemukan sosok kehidupan yang hakiki
Seorang bocah berpikir sesar/wajahnya muram hatinya gusar/angka sembilan yang diraihnya tampak pudar/menghadapi tantangan hidup dengan tatapan mata nanar
Seorang bocah berada dalam teka-teki/menyimpan kembali ijazahnya dengan rapi/hatinya kembali merona ketika membayang tanaman padi/lusa atau yang akan datang dia akan menuai arti
