Pendidikan Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia

Landasan budaya perancangan dan pengembangan PS Doktor PBI melihat pada dua landasan yaitu landasan budaya dan teknologi. Landasan budaya dipetik dari pemikiran tokoh pendidikan KI Hajar Dewantara seperti berikut.

  1. Among (momong, among, dan ngemong, ‘merawat dengan tulus, memberi keteladanan, mendampingi agar bisa mengembangkan diri’).
  2. Patrap triloka (ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karso, tut wuri handayani, ‘di depan memberi teladan, di tengan menjadi penyemangat, di belakang mendjadi pendorong’)

Selain landasan budaya tersebut, perkembangan teknologi yang menjadi landasan perancangan dan pengembangan kurikulum PS Doktor PBI seperti berikut.

  1. Perkembangan teknologi komunikasi informasi yang berlangsung secara masif dan sangat cepat telah mengubah paradigma dan pendekatan konvensional dan modern menuju pembelajaran berbasis digital. Perubahan tersebut disikapi dengan pembaharuan kurikulum agar lulusan PS Doktor PBI mampu menghadapi tantangan zaman dan perkembangan kebutuhan.
  2. Analisis keilmuan bidang pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia menunjukkan simpulan bahwa produk-produk pembelajaran harus sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi agar lebih efektif, efisien, kontekstual, dan berterima di pasar global.

Pemetaan kurikulum disajikan berdasarkan struktur mata kuliah PS Doktor PBI, yaitu mata kuliah umum 2 (sks), mata kuliah keahlian bidang studi 20 (sks) mata kuliah peminatan 4 (sks) dan mata kuliah disertasi 16 (sks). Berikut adalah pemetaan struktur kurikulum per semester PS Doktor PBI.