Organisasi Kemahasiswaan

ORGANISASI KEMAHASISWAAN (ORMAWA)

Organisasi kemahasiswaan (ormawa) di tingkat fakultas terdiri atas lembaga legislatif yang bernama Dewan Mahasiswa Fakultas (DMF) dan lembaga eksekutif yang bernama Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMFA), sedang di tingkat jurusan bernama  Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). Organisasi ini menjadi wahana dan sarana pengembangan diri mahasiswa ke arah perluasan wawasan, peningkatan kecendikiawanan serta integritas pribadi dalam menyikapi permasalahan kampus, masyarakat, dan bangsa. Dengan demikian perannya sangat besar dalam merancang, melaksanakan, dan mengkoordinasikan kegiatan ekstra kurikuler agar dapat memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh mahasiswa.

Kegiatan pembinaan dan layanan mahasiswa meliputi bidang penalaran, minat dan bakat, kesejahteraan, dan pengabdian kepada masyarakat. Secara terpadu pelaksanaan kegiatan pembinaan dan layanan ini dilaksanakan Ormawa di bawah bimbingan dosen ekstra kurikuler dalam koordinasi PD III dibantu para staf administrasi bidang kemahasiswaan Fakultas Sastra.

 

DEWAN MAHASISWA FAKULTAS SASTRA

Dewan Mahasiswa Fakultas atau disingkat dengan DMF merupakan Badan Legislatif yang ada di tingkatan Fakultas. Layaknya sebuah Badan Legislatif, DMF memiliki peranan sebagai penyalur aspirasi mahasiswa khususnya mahasiswa Fakultas Sastra. DMF juga memiliki 3 Komisi, yaitu:

  1. Komisi Aspirasi dan Advokasi (Komisi A) yang merupakan wadah bagi aspirasi mahasiswa dan seluruh OPM Fakultas Sastra, sekaligus bertugas mengadvokasikan aspirasi tersebut kepada pihak yang berkepentingan.

  2. Komisi Kontrol dan Evaluasi (Komisi B) merupakan elemen yang penting bagi DMF Sastra karena komisi ini bertugas mensinergiskan kinerja OPM FS serta bertugas melakukan kontrol serta kelayakan uji program OPM FS, menganalisa dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan BEMFA maupun HMJ.

  3. Komisi Penelitian dan Pengembangan (Komisi C) merupakan komisi yang sengaja didirikan dewan mahasiswa gutta membantu kerja dewan khususnya dalam pengkoordinasian antara senator DMF Sastra dan berbagai masalah yang berkaitan dengan fungsi kelegislatifan. Komisi ini juga bertugas memfasilitasi rangkaian kegiatan suksesi pada OPM FS.

BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS SASTRA

BEMFA merupakan organisasi pemerintahan tertinggi di tingkat fakultas yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan bakat, minat, kreativitas, dan mengembangkan jiwa kepemimpinan serta keorganisasian. Selama kurun waktu kurang lebih 5 lustrum ini, BEMFA Sastra telah mampu mengepakkan sayapnya ke berbagai kampus, bukan hanya di wilayah kota Malang saja, akan tetapi juga wilayah regional Jawa Timur. Hal ini bisa dilihat dengan berbagai program yang telah dan akan dilaksanakan oleh BEMFA Sastra ini. Tahun lalu misalnya, program yang telah dilaksanakan oleh BEMFA yaitu PSB (Pekan Seni dan Budaya) telah mampu menyedot animo dan antusiasme dari masyarakat, bukan hanya dikalangan mahasiswa, tetapi juga dikalangan masyarakat umum. Di tahun ini, BEMFA juga mempunyai agenda yang tidak kalah hebatnya dengan PSB, yaitu Sastra Vaganza. Disamping acara-acara yang berskala besar, BEMFA juga mempunyai program rutin tahunan, seperti KBM, PKPT, penerbitan majalah Bahana, diskusi ilmiah, LKMM, dll. Acara-acara tersebut telah mampu membawa nama BEMFA Sastra menggema dan membahana. Sehingga BEMFA Sastra

dikenal sebagai BEMFA yang paling MBOIS di lingkungan kampus eks IKIP ini. Disamping itu, BEMFA juga mempunyai sebuah LSO yang bergerak dalam bidang religius yaitu FORKIS.

Dalam pemerintahan sehari-hari, BEMFA dipimpin oleh seorang Ketua Umum (atau sering disebut dengan Gubernur) dan dibantu oleh berbagai stafnya, seperti Sekretaris, Bendahara, Kepala departemen Penalaran dan anggotanya, Kepala departemen Penelitian dan Pengembangan dan angotanya, Kepala departmen Bakat-Minat dan anggotanya, kepala departemen Kesejahteraan dan anggotanya, dan Kepala departemen Pengabian Masyarakat dan angotanya. Di BEMFA inilah para funsionaris dan aktifis tersebut berkiprah dan mengukir Cerita Segala Rasa.

HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN (HMJ)

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) merupakan badan eksekutif organisasi kemahasiswaan di tingkat jurusan dan sebagai pelaksana program kerja kegiatan kemahasiswaan bertanggung jawab kepada mahasiswa  jurusan yang disampaikan dalam forum mahasiswa jurusan. Sedangkan sebagai subsistem kelembagaan nonstruktural fakultas bertanggungjawab kepada Dekan Fakultas Sastra.

HMJ berfungsi sebagai wadah untuk menjabarkan, melaksanakan, dan mengembangkan kegiatan kemahasiswaan sesuai dengan jurusannya; serta melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi kegiatan ormawa di tingkat jurusan.

HMJ memiliki tugas untuk (1) menjabarkan, melaksanakan, dan mengembangkan kegiatan kemahasiswaan sesuai dengan jurusannya sebagaimana telah digariskan oleh DMF  dalam konferensi fakultas bersama-sama  BEMFA, dan (2) menyampaikan laporan secara tertulis tentang pelaksanaan GBPK kepada DMF minimal 3 bulan sekali dalam satu periode kepengurusan dalam forum persidangan yang diselenggarakan untuk itu.

HMJ memiliki wewenang untuk mengkoordinasi kegiatan-kegiatan kemahasiswaan sesuai dengan jurusannya.

KEGIATAN EKSTRA KURIKULER MAHASISWA

 

Kegiatan Ekstra Kurikuler Mahasiswa Tingkat Fakultas

Garis-garis besar program kegiatan mahasiswa di tingkat Fakultas dirumuskan oleh DMF.  Berdasarkan Garis-garis Besar Program Kegiatan di atas, selanjutnya BEMFA membuat perencanaan dan melaksanakan kegiatan mahasiswa yang bersifat ekstra kurikuler di tingkat Fakultas. Kegiatan-kegiatan ekstra kurikuler yang bersifat khusus seperti Pecinta Alam, KSR-PMI dan Pramuka tidak ditemukan di fakultas, sedangkan mahasiswa fakultas yang berminat mengikuti kegiatan-kegiatan khusus di atas dapat langsung mendaftar dan mengikutinya di tingkat universitas.

Secara umum, pembidangan kegiatan ekstra kurikuler di tingkat fakultas sama dengan kegiatan di tingkat universitas yaitu bidang penalaran dan keilmuan, minat dan bakat, dan kesejahteraan mahasiswa serta pengabdian kepada masyarakat.  Sesuai dengan keberadaannya di tingkat fakultas, maka lingkup kegiatan ekstra kurikuler di tingkat fakultas memiliki lingkup yang relatif lebih sempit dengan diwarnai karakteristik fakultas dan jurusan masing-masing. Namun demikian kegiatan lainnya seperti kegiatan keagamaan dapat memiliki arah yang sama sehingga kadang-kadang dua atau tiga jurusan menyelenggarakannya secara bersama.

Secara keseluruhan bentuk-bentuk kegiatan ekstra kurikuler di tingkat fakultas dapat diuraikan sebagai berikut.

1.  Bidang Penalaran dan Keilmuan

Kegiatan bidang penalaran dan keilmuan mencakup penelitian, seminar, dialog, diskusi ilmiah.  Kegiatan penelitian bertujuan melatih mahasiswa untuk dapat mengenali permasalahan sesuai dengan bidang keilmuannya serta berlatih menemukan penyelesaiannya dengan menempuh langkah-langkah ilmiah.  Kegiatan seminar, dialog, diskusi ilmiah dan sarasehan dimaksudkan untuk melatih mahasiswa agar mampu mengemukakan pendapat/ ide/gagasan dengan alur pemikiran yang runtut dan benar.  Pokok permasalahan dan fokus pembuatan dipilih dengan pertimbangan antara lain agar dapat diikuti oleh mahasiswa pada masing-masing jurusan (dalam satu Fakultas).

2.  Bidang Minat dan Bakat Mahasiswa.

Sekalipun telah ada UKM yang mengkoordinasikan berbagai kegiatan khusus di tingkat universitas, di fakultas juga terdapat kegiatan-kegiatan khusus seperti pembinaan olahraga, pembinaan seminar dan teater.  Pembinaan olahraga dan kesenian di tingkat fakultas di samping untuk menyalurkan minat dan bakat mahasiswa, juga untuk mengantisipasi kegiatan lomba olahraga dan lomba kesenian antar fakultas yang diselenggarakan oleh UKM di tingkat universitas.  Kegiatan bidang minat dan bakat lainnya sangat tergantung pada kreativitas dan karakteristik jurusan masing-masing.

3.  Bidang Kesejahteraan

Kesejahteraan yang dilaksanakan di tingkat fakultas berupa pengajian dan kajian-kajian khusus keagamaan.  Di Fakultas Sastra terdapat unit pengkajian keagamaan yang dikenal dengan Kajian Islam Fakultas Sastra.  Untuk meningkatkan kesejahteraan, mahasiswa yang memiliki prestasi akademik memenuhi syarat namun tingkat ekonominya lemah dimungkinkan memperoleh beasiswa. Jenis beasiswa yang ada antara lain: Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), Supersemar, PT Gudang Garam, Beasiswa dari Jepang, BMU, Bank Indonesia, PT. Jarum, BBM, SPP-BTP, Beasiswa Skripsi

4.  Bidang Pengabdian kepada Masyarakat

Kegiatan ekstra kurikuler bidang Pengabdian Kepada Masyarakat tingkat Fakultas pada umumnya berupa kegiatan bakti sosial. Mahasiswa bersama-sama datang di suatu daerah, kemudian melakukan kerja bakti sesuai dengan program desa/daerah yang bersangkutan sambil mengenal lebih dekat kondisi masyarakat.  Selain bakti sosial juga dilakukan dengan mengadakan kunjungan dan memberikan bantuan ke rumah/panti asuhan, serta kegiatan donor darah.

 

Kegiatan Ekstra Kurikuler Mahasiswa di Tingkat Jurusan

Kegiatan ekstra kurikuler di tingkat Jurusan dilaksanakan/dikoordinasikan oleh HMJ.  Garis-garis Besar Program Kegiatan yang telah dirumuskan oleh DMF secara operasional dijabarkan oleh BEMFA bersama-sama dengan HMJ.  Kegiatan-kegiatan ekstra kurikuler yang sifatnya lintas jurusan dilaksa-nakan/dikoordinasikan oleh BEMFA, sedangkan kegiatan-kegiatan yang lebih spesifik dilaksanakan/ dikoordinasikan oleh HMJ.  Beberapa kegiatan ekstra kurikuler mungkin bentuknya sama antara kegiatan BEMFA dengan kegiatan HMJ. Namun demikian fokus permasalahannya berbeda.  BEMFA dan HMJ keduanya dapat melaksanakan kegiatan seminar.  Namun demikian perma-salahan seminar di tingkat fakultas  berbeda dengan yang dilaksanakan oleh HMJ.  Topik seminar di tingkat fakultas bisa diikuti oleh mahasiswa dari semua jurusan sedangkan topik seminar di tingkat jurusan lebih spesifik sesuai dengan bidang keilmuan dan diikuti oleh mahasiswa dari jurusan yang bersangkutan.

Kegiatan ekstra kurikuler di tingkat jurusan diutamakan pada bidang penalaran dan keilmuan.  Namun demikian kegiatan-kegiatan lain juga tetap diperhatikan.  Secara keseluruhan bentuk-bentuk kegiatan ekstra kurikuler di tingkat jurusan juga dikelompokkan ke dalam bidang penalaran-keilmuan, bidang bakat-minat, bidang kesejahteraan dan bidang pengabdian kepada masyarakat.

1.  Di bidang penalaran, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) menyelenggarakan kegiatan penelitian, seminar, diskusi/dialog ilmiah, serta menyiapkan berbagai bentuk lomba bidang studi seperti: Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Lomba Karya Inovatif-Produktif (LKIP), Lomba Karya Widya Utama (LKWU), Cepat-tepat dan Olimpiade Bidang Studi.

2.  Di bidang bakat-minat, HMJ mengkoordinasikan layanan kegiatan untuk penyaluran dan pemenuhan bakat, minat, kemampuan, atau keterampilan khusus yang terkait langsung dengan jurusannya. Di samping mengkoordinasikan kegiatan di tingkat jurusan, HMJ juga mengatur dan menata fasilitas mahasiswa di jurusan untuk mengikuti kegiatan-kegiatan di tingkat fakultas maupun di tingkat universitas.

3.  Dalam bidang kesejahteraan mahasiswa, HMJ mengkoordinasikan berbagai kegiatan kajian keagamaan dan ceramah-ceramah keagamaan sebagai salah satu wahana untuk meningkatkan wawasan keagamaan, kematangan emosi serta peningkatan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa di kalangan mahasiswa jurusan.  Selain itu kegiatan bakti kampus juga  dilakukan untuk membantu fakultas dan jurusan agar kampus selalu tampak bersih dan nyaman sehingga mahasiswa merasa lebih tenang dan nyaman dalam melakukan kegiatan belajar.  Kegiatan-kegiatan lain bervariasi tergantung pada kreativitas dan improvisasi masing-masing HMJ.

4.  Dalam bidang kegiatan pengabdian kepada masyarakat, HMJ bersama-sama dengan BEMFA dan HMJ lainnya atau sendiri-sendiri dapat menyelenggarakan Bakti Sosial, Donor Darah (koordinasi dengan PMI), menampung dan menyalurkan bantuan untuk panti asuhan atau mengadakan penyuluhan kepada masyarakat sesuai dengan bidang ilmunya masing-masing.