IMG-20160622-WA0007 IMG-20160622-WA0012 IMG-20160622-WA0010 IMG-20160622-WA0006 IMG-20160622-WA0009

MENANGGUK CERUK SERAT WADHA RAGA KARYA RONGGOWARSITO: JALAN TERJAL KESELAMATAN

Pada tanggal 21 Juni 2016, Komunitas Pelangi Sastra Malang bekerja sama dengan Kafe Pustaka Universitas Negeri Malang menyelenggarakan Santap Gagasan dengan tema “Menangguk Ceruk
Serat Wedha Raga Karya Ronggowarsito: Jalan Terjal Keselamatan”. Dengan menghadirkan pemateri Teguh Tri Wahyudi, S.S, M.A (Dosen sastra Jawa UM sekaligus pengkaji karya-karya Ronggowarsito) dan dimoderatori Alra Ramadhan (mahasiswa UB), diskusi di Kafe Pustaka ini berjalan dengan sangat menarik. Banyak sekali filosofi dan nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam serat Wedha Raga yang disampaikan oleh pemateri.

Tujuan penyelenggaraan diskusi ini antara lain untuk mempelajari karya-karya Ronggowarsito, khususnya serat Wedha Raga karena serat ini merupakan salah satu warisan kebudaayaan Jawa dan berisi tentang pemikiran-pemikiran Ronggowarsito. Selain itu, dengan adanya diskusi ini diharapkan dapat mengenalkan serat-serat yang tersebar di Nusantara, khususnya di Jawa kepada rekan-rekan muda. Ini juga merupakan suatu langkah pengembangan dan akan dilanjutkan dengan lebih banyak lagi diskusi tentang serat-serat yang tersebar di Nusantara.

“Ke depan akan diupayakan untuk mengkaji pemikiran-pemikiran dari pujangga terakhir di tanah Jawa ini, seperti halnya Raden Ngabehi Ronggowarsito. Ini juga memberikan lahan pada rekan-rekan muda untuk mengembangkan potensi dan kegemarannya yang fokus pada kajian ini yang meliputi: sastra lama, sastra jawa, kajian budaya, dan filologi. Ujar Deny selaku ketua komunitas Pelangi Sastra Malang. Diskusi juga akan ditayangkan pada acara Bilik Sastra di UB TV pada minggu mendatang.

Di akhir materi, Bapak Teguh menutup pembahasannya dengan sebuah kesimpulan berupa kutipan sebagai berikut: Kebahagiaan, kesempurnaan dan keselamatan adalah cita-cita dan tujuan hidup. Meskipun berat dan terjal jalan yang harus diusahakan dengan penuh kesadaran. Senang gembira rasa hati hidup sepanjang masa di alam keabadian yang langgeng tan owah gingsir.