IMG-20160611-WA0059

Oleh Djoko Saryono

NASIHAT RAMADAN 8: Pagi merekah, puasa tegar melangkah: dan matahari menyapa tanah, ramadan terus menawarkan bungah. Diri masih berdesah: memandang beragam giur indah: menatap juluran iming-iming bedebah: mendengar tawaran riuh rendah: memiuh diriku yang mencoba terus tabah: karena imsak terlewat sudah. “Wahai Djoko”, jiwaku menyergah, “ingatlah! Imsak habis tak sudah! Imsak itu buluh nadi yang selalu mengalirkan darah kesadaran menahan diri bagi kemurnian puasa ramadanmu: maka imsak selalu ada di sepanjang waktu!” Diriku tergugu karena tersengat kata jiwaku: puasa berinti lelaku mengimsakkan semua rahasia diri sepanjang hari. “Wahai Djoko, ya imsakkan pikiranmu, perasaanmu, lakumu, dan tubuh sosialmu: maka kau sudah menjalankan lelaku meramadankan hidupmu: meramadankan dirimu: meramadankan kehidupan fana di dunia!” Diriku pun terengkuh prana: terasakan sirna kendati masih ada.