Sebuah pertunjukan yang di helat di Dewan Kesenian Malang pada Sabtu malam, 04 Mei 2016 menampilkan pertunjukan teater yang berbeda. Disebut sebagai Teater Antropologi adalah pendekatan dan bentuk pertunjukannya. Mini-mini #3 Batu karya Anwari Madura ini menciptakan ruang mini antara manusia yang kemudian menimbulkan jarak karena terbentuknya ruang-ruang dalam kehidupan masyarakatnya, hingga terbentuklah dua sisi dari intensitas itu ruang publik dan privasi. Sebuah interpretasi masyarakat Madura. Hadir juga narasumber diskusi pasca pertunjukan, Prof. Djoko Saryono. Menurut beliau, teater antropologi hadir sebagai alternatif ruang baru sebuah estetika pertunjukan, dan sebenarnya sudah cukup lama diperkenalkan oleh tokoh teater dunia, yaitu Barba.
Search
Categories
- Agenda
- Akademik
- Arsip
- Berita
- Blog
- Bulan Bahasa dan Sastra
- Business
- CLS
- D3 Perpustakaan
- Design / Branding
- HMD
- Ikatan Alumni
- Informasi Akademik
- Karya Akademik
- Karya Mahasiswa
- Kemahasiswaan
- Kerjasama
- KKN
- KKN Tematik JSI
- KPL
- Kuliah Tamu
- Kurikulum
- Laboratorium Drama
- Lowongan Kerja
- Ormawa
- Pembimbing Tugas Akhir
- Pendidikan
- Penelitian
- Pengabdian kepada Masyarakat
- Pengumuman
- Penjaminan Mutu
- Prestasi Mahasiswa
- Program Studi
- Publikasi
- Rilis Berita
- Rubrik Dosen
- S1 Bahasa dan Sastra Indonesia
- S1 Ilmu Perpustakaan
- S1 Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah
- S2 Pendidikan Bahasa Indonesia
- S3 Pendidikan Bahasa Indonesia
- Seminar Nasional
- Ujian Kelayakan Naskah
- Ujian Lisan
- Umum
- Workshop
Have any question?



