Sejarah

Departemen Sastra Indonesia lahir bersamaan dengan berdirinya Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG). Pada awal berdirinya, Departemen Sastra Indonesia bernama Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Pada tanggal 1 Mei 1963 berubah nama menjadi Jurusan Bahasa Indonesia. Pada tahun 1975 berubah nama lagi menjadi Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia. Pada tahun 1983 berubah lagi menjadi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Dalam rangka perluasan mandat IKIP MALANG menjadi Universitas Negeri Malang (UM) pada tahun 1999, berubah nama lagi menjadi Jurusan Sastra Indonesia dengan dua program studi: (1) Program Studi S1 Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah, dan (2) Program Studi S1 Bahasa dan Sastra Indonesia. Sejak tahun 2010, Jurusan Sastra Indonesia memiliki program studi baru, yaitu Program Studi D3 Perpustakaan. Kemudian, pada tahun 2014 Jurusan Sastra Indonesia juga memiliki program studi baru, S1 Ilmu Perpustakaan. Pada tahun 2022, Program Studi D3 Perpustakaan berubah menjadi Program Studi D4 Perpustakaan Digital. Kemudian, pada tahun 2023, Jurusan Sastra Indonesia berubah nama lagi menjadi Departemen Sastra Indonesia. Pada tahun 2023 juga, Program Studi D4 Perpustakaan Digital berpindah dari Fakultas Sastra ke Fakultas Vokasi. 

Saat ini, Departemen Sastra Indonesia memiliki 5 (lima) program studi, yaitu (1) Program Studi S1 Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah (S1 PBSID); (2) Program Studi S1 Bahasa dan Sastra Indonesia (S1 BSI); (3) Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan (S1 IP); (4) Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Indonesia (S2 PBI); (5) Program Studi S3 Pendidikan Bahasa Indonesia (S3 PBI). Departemen Sastra Indonesia juga sedang memproses Program Studi S2 Pendidikan Jarak Jauh Pendidikan Bahasa Indonesia (S2 PJJ PBI). Dosen Departemen Sastra Indonesia berjumlah 47 yang terdiri atas 13 Guru Besar, 8 Lektor Kepala, 15 Lektor, 5 Asisten Ahli, dan 6 Tenaga Pengajar. 

Kurikulum yang pernah dan sedang berlaku di Departemen Sastra Indonesia adalah (1) Kurikulum 1978, (2) Kurikulum 1988, (3) Kurikulum 1992, (4) Kurikulum 1997, (5) Kurikulum 2002, (6) Kurikulum 2008, (7) kurikulum 2009, dan (8) kurikulum 2013. Kurikulum 2013 merupakan penyempurnaan kurikulum 2009 dengan berlandaskan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Kemudian pada tahun 2023, Departemen Sastra Indonesia melakukan rekonstruksi kurikulum sehingga kurikulum yang digunakan saat ini adalah Kurikulum 2023.

Visi

Memiliki kapabilitas keilmuan bidang bahasa, sastra Indonesia, dan  pembelajarannya serta menerapkannya menjadi gagasan-gagasan inovatif, kreatif,  dan produktif melalui riset multidisiplin atau interdisiplin yang adaptif terhadap  perkembangan budaya dan ipteks untuk memenuhi kebutuhan nasional maupun  internasional.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang inovatif berbasis  penelitian dengan menekankan pada kemandirian untuk mengembangkan  kapabilitasnya di bidang bahasa dan sastra Indonesia serta pembelajarannya yang  adaptif terhadap perkembangan budaya dan ipteks. 
  2. Melakukan penelitian dengan pendekatan multidisiplin dan interdisiplin dalam  rangka pengembangan ilmu pengetahuan bidang pendidikan bahasa dan sastra  Indonesia yang inovatif, teruji, maslahat, dan berdaya saing nasional dan  internasional serta mendiseminasikannya melalui berbagai media dan jaringan.  
  3. Melakukan upaya memajukan masyarakat dengan memanfaatkan hasil penelitian  bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dan pembelajarannya, budaya,  dan ipteks. 

Tujuan

  1. Menghasilkan tenaga ahli di bidang pendidikan dan pembelajaran yang inovatif  berbasis penelitian dengan menekankan pada kemandirian untuk  mengembangkan kapabilitasnya di bidang bahasa dan sastra Indonesia serta  pembelajarannya yang adaptif terhadap perkembangan budaya dan ipteks.
  2. Menghasilkan produk penelitian dengan pendekatan multidisiplin dan  interdisiplin dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan bidang pendidikan  bahasa dan sastra Indonesia yang inovatif, teruji, maslahat, dan berdaya saing  nasional dan internasional, serta mendiseminasikannya melalui berbagai media  dan jaringan.
  3. Menghasilkan karya pengabdian untuk memajukan masyarakat dengan  memanfaatkan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia  dan pembelajarannya, budaya, dan ipteks.

Akreditasi

  1. S3 Pendidikan Bahasa Indonesia (Unggul)
  2. S2 Pendidikan Bahasa Indonesia (Unggul)
  3. S1 Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah (Unggul)
  4. S1 Bahasa dan Sastra Indonesia (Unggul)
  5. S1 Ilmu Perpustakaan (B)

Jurusan Dalam Angka

Mahasiswa

0
S1 Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah
0
S1 Bahasa dan Sastra Indonesia
0
S1 Ilmu Perpustakaan
0
D3 Perpustakaan
0
S2 Pendidikan Bahasa Indonesia
0
S3 Pendidikan Bahasa Indonesia

Kualifikasi Dosen

0
Masters
0
Doctors

Jabatan Fungsional Dosen

13
Professors
(Guru Besar)
8
Associate Professors
(Lektor Kepala)
15
Lecturers
(Lektor)
5
Assistant Lecturers
(Asisten Ahli)

6
Lecturers
(Tenaga Dosen)